Skip to main content

Berdiri Sendiri

Mereka menghilang. Tanpa jejak, tanpa bekas. Tak secuil pesan pun ditinggalkan. Sepi kembali merayap, menyusuri relung-relung malam. Kisi-kisi hati ini hanya mampu meratap, saat mereka, anak cucu Adam yang dipercaya untuk selalu ada di sini, pergi begitu saja. Serpihan luka itu kembali hadir. Mencuat tanpa diminta. Jiwa ini seakan kehilangan tempat berpijak. Terasa begitu rapuh dan tak berguna.

Lalu itukah makna dari mereka yang kita banggakan? Yang kita harapkan untuk selalu berdiri sembari mengulurkan tangannya saat kepelikan hidup menerjang? Pantaskah mereka pergi bagai hujan tanpa awan? Pantaskah mereka menghilag saat tak ada lagi kebaikan dari kita yang patut dibanggakan? Atau, lebih pantaskah jika mereka menghilang karena permata baru telah mereka temukan? Saat kita kehilangan cahaya untuk bersinar? Itukah makna kebersamaan yang selama ini diidamkan tiap insan?

Tak perlu kita bertanya pada mereka. Biarlah mereka kehilangan nurani. Biarlah permata baru itu menguasai jiwa raga meraka. Apakah kita masih harus tetap peduli pada mereka yang meninggalkan kita begitu saja? Yang masih bisa tertawa kala kita merintih? Ya. Kita tak boleh kehilangan nurani, sekalipun hati ini tercabik-cabik belati. Itu bukan kesalahan meraka. Justru salah kita yang terlalu bergantung pada mereka.

Siapapun. Orang tua, sahabat, teman dekat, pasangan, berhak pergi tanpa permisi. 

Saat itulah, kau harus belajar untuk berdiri sendiri. Tanpa siapapun disampingmu, selain Tuhan.

Comments

  1. Allah emang selalu ada buat kita. Saat yang lain ninggalin kita, Dia sellau ada. Selalu...
    oiya Mbak, ada award nih.. diambil yaaa... :D
    silahkan diambil liebster awardnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya :) Tuhan gak pernah ninggalin kita :)

      Oke oke makasih :)

      Delete
  2. La takhaf wa la tahzan, Innallaha ma'ana

    sob, follow back y, aku udah follow punyamu pke akun Achsan Bjn.
    ditunggu koment & konfirmasinya d blogq :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke silakan ditunggu :) nanti pasti follback

      Delete
  3. Hai, ada yang mau ikut lomba blog bertemakan komedi? Kalo mau cek www.seekoryunus.com yah! Hadiahnya buku radityadika yang bertanda tangan dia lhooo :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiahaha sayangnya gue gak bisa kalo temanya komedi -_-

      Delete
  4. yup bener banget... harus bisa berdiri sendiri :)

    tetep semangat yaaaa

    ReplyDelete
  5. Ya, Tuhan akan selalu disisi kita jika kita berusaha untuk tetap dekat denganNya.
    akan tetapi manusia itu sebetulnya gak sempurna, ia butuh kehadiran org lain dlm hidupnya.

    salam
    aku follower 59, folbek ya kalo gak keberatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Tapi gak selamanya juga orang lain itu bakal selalu ada. Makanya harus belajar buat sebisa mungkin gak bergantung sama orang lain.

      Siaap

      Delete
  6. Ketika kita mendekati Allah dengan berjalan, maka Allah akan melakukanna dengan berjalan cepat, ketika kita mendekati Allah dengan berjalan cepat, maka Allah melakukannya dengan berlari, dst. Beginilah perumpamaan orang yang dekat dengan Allah.

    salam kenal ya, jadi member ke 61 nih, kalo berkenan follow balik yok

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Semakin dekat kita dengan Dia, semakin cepat Dia mengabulkan apa yang kita inginkan :) dan hanya Dialah satu-satunya Dzat yang mampu memahami kita luar dalam :)

      Siaaap

      Delete
  7. Sometimes we just need a hug. A hug where someone wraps their arms around you so tight and assures that everything will be okay

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eaa Javas full English :P

      Who wanna hug me? Noone. Except Allah O:)

      Delete
  8. paling gak bisa kalo baca postingan seperti ini, rasanya pengen kabur aja dah.
    bukan karena jelek, tapi emang gak kuat bacanya, ya daripada nangis hayo, bener gak?? hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa kabur? Kenapa gak dibaca? Kalo nangis, diseka pake baju ya :P

      Delete
  9. oww.. post nya
    kita harus siap kapanpun, meski kadang kita merasa tak sepantasnya ditinggalkan .. eea :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eaaa -_- kenapa gak pantas ditinggalkan? :O

      Delete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sampai waktu..harus berdiri sendiri.

      bertuah la kiranya kalu terjumpa awal pedampingnya..

      Delete
    2. haha maaf.. gini tu..

      sampai waktu akan ketemu juga sama pendamping.

      kalau ketemu awal: maksudnya bertuah.. u are lucky.

      Delete
  11. ga perlu takut berdiri sendiri karena ada Allah yang slalu disamping kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget :) Dia akan selalu ada buat kita. Kitanya aja yang kadang menjauh

      Delete
  12. bacanya merinding, memang kita sakit itu sebgaian besar orang selelu tergantung sama orang lain sehingga kita mengharapkan lebih drai orang itu.

    kadang permata yang dianggap ga berarti itu, bisa berarti ketika ga berasama lagi.

    woles aja, tunggu waktunya aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komen lo yang ini masa masuk spam -_-
      Makanya kita gak boleh terlalu bergantung sama orang lain. Walaupun kita makhluk sosial, tapi kalo terlalu bergantung dan merasa gabisa hidup tanpa orang lain, itu suatu kesalahn besar.

      Oke tunggu waktunya O:)

      Delete
  13. nah,,ini hampir mirip sma crita yg va buat bbrpa wktu yg lalu di Mungkin Blog :)
    emg bner,,hanya Tuhan tmpt kita mengadu :D

    ReplyDelete
  14. setuju kita jangan terlalu mengandalkan orang lain karena orang lain pun punya tujuan sendiri

    ReplyDelete
  15. hey pengagum bintang,, ada award niih buat km.. diambil yaaa :)
    http://galaunizme.blogspot.com/2012/10/award-perdana-from-jeng-srii.html

    ReplyDelete
  16. bener, walau orang yg terus bersama kita bisa saja pergi tiba2. harus belajar berdiri sendiri :)

    ReplyDelete
  17. sebagian besar orang menyendiri itu galau tapi sebenarnya salah orang yang menyendiri itu sebenarnya sedang proses dewasa entah itu ditinggalin atau pun tertinggalin dan meski pun dua kata ditinggalin atau pun tertinggalin ini bermakna sama hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditinggal dan tertinggal emang sama *eh* yang beda ditinggal sama meninggal

      Delete
  18. kadang kala kita memang harus begitu,karena Tuhan sedang membuat kita hebat dengan cara hebat

    ReplyDelete
  19. kata-kata y dalem,.
    tuhan, selalu ada, so kita harus selalu ingat tuhan,.,

    ReplyDelete
  20. be patint sis, Allah not sleep .
    Allah always beside you .

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Lihat dengan Hatimu Part 1

Lihat dengan Hatimu Part 1 By: Nina Kurnia Dewi
Gadis itu keluar dari mobilnya dan segera melangkah menuju area sekolahnya. Pintu gerbang utama berukuran 3X8 meter dengan tulisan “Welcome to Nusantara Raya International School” yang berada disudut atasnya menyambut gadis itu dengan diikuti oleh puluhan pasang mata yang seketika langsung memandangnya tepat setelah dia memasuki pintu gerbang. Alyssa Saufika Umari. Pemilik paras cantik dan tubuh yang ideal. Juga yang tak kalah penting, pemilik nama belakang Umari yang secara lugas menegaskan bahwa dia merupakan bagian dari klan Umari. Pemilik kerajaan bisnis ternama di negeri ini. Gadis paling dipuja se-NRIS itu melangkah ringan tanpa memperdulikan mereka yang memandangnya sedikitpun menuju kekelasnya yang terletak sejajar dengan pintu gerbang utama.                 “Pagi Fy!” Kata sebuah suara yang sudah tidak asing lagi ditelinganya ketika dia memasuki ruang kelasnya yang masih sepi penghuni itu.                 “Pagi juga Vin!” Balasnya sem…

Lihat dengan Hatimu Part 2

Lihat dengan Hatimu Part 2 By: Nina Kurnia Dewi
“Gimana Fy?” tanya Via kepada Ify yang baru saja datang dan duduk disebelahnya.                 “Gimana apanya?” kata Ify balik bertanya seraya memandang sahabatnya itu dengan ekor matanya sebelum akhirnya dia benar-benar menatap Via.                 “Dinner,” jawab Via datar.                 “Oh dinner! Eh, tapi kok lo bisa tau?” kata Ify dengan ekspresi linglungnya.                 “Kemarin lusa kan lo cerita sama gue!” kata Via yang mulai gemas dengan polah sahabatnya yang satu ini.                 “Oh iya gue lupa!” cengir Ify.                 “Tapi apanya yang gimana?” lanjut Ify.                 “Ada berita bagus?” tanya Via kembali mendatarkan ekspresinya. Ify tak menjawab. Dia hanya tersenyum. Namun rona merah dan binar-binar diwajahnya tidak bisa disembunyikan lagi.                 “Fy!” seru Via dengan nada cemas melihat lawan bicaranya tersenyum-senyum tanpa sebab. “Gue...” Ify menggantungkan kalimatnya. “Iya? Lo kenapa?” tanya Via penasar…

Lihat dengan Hatimu Part 6

Lihat dengan Hatimu Part 6 By: Nina Kurnia Dewi                 “Kok kamu pindah kesini Vin?” tanya Via kepada Alvin yang sudah duduk disampingnya.                 “Aku mana tega lihat kamu sendirian tiap hari,” jawab Alvin santai. Namun, ketegangan justru dirasakan Via. Berulang kali dia melirik kearah Ify yang tengah asyik bercanda dengan Gabriel.                 “Ify..” ujar Via lirih seraya menatap Alvin. Alvin menghela nafas dalam. Dia paham apa yang tengah dirasakan gadis itu.                 “Sampai kapan kita backstreet terus? Udah satu bulan lebih. Tak lama lagi dia pasti juga bakal tau,” kata Alvin setengah berbisik. Via menatap pemuda yang baru bulan lalu menjadi kekasihnya itu dengan pasrah.                 “Aku nggak mau melukai perasaannya lebih dalam lagi,” lirih Via. Alvin tersenyum datar.                 “Dia bahagia,” ujar Alvin seraya memandang Ify. Senyuman gadis itu kini telah kembali lagi setelah dua bulan yang lalu hampir menghilang.                 “Tapi kejadian dua bu…