Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2012

Setegar Batu Karang

Setegar Batu Karang By: Nina Kurnia Dewi
Sesederhana pertemuan tak terduga, dia hadir dengan kesederhanaannya. Sosok malaikat tanpa sayap. ** Manik mataku tertuju pada hamparan hijaunya lapangan sepakbola di hadapanku. Berharap menemukan sosok itu diantara dua puluh satu orang lain yang tengah memperebutkan sebuah bola. Segurat senyum terbit di bibirku saat menemukan sosok itu. Begitu menawan. Membuatku terpana, hingga aku tak menyadari tinggalah aku seorang diri di bangku penonton.

Aku tersenyum hambar saat handphoneku bergetar. Sebuah pesan dari Mama yang memintaku segera pulang. Kutatap nanar cakrawala yang menaungiku. Gurat-gurat jingga terlihat jelas disudut-sudutnya. Aku mendengus pasrah. Ini memang sudah sore. Tak lama lagi mentari akan kembali keperaduan.

Kulangkahkan kakiku menuruni bangku berundak-undak ini. Kulayangkan tatapan dan senyum perpisahan kearah lapangan, berharap angin sore membiskkan pesan ‘sampai jumpa’ kepadanya. Namun tak lama, senyuman itu segera pudar. Sosok itu …

Tak Perlu Diucapkan

Tak Perlu Diucapkan By: Nina Kurnia Dewi
Kujatuhkan diriku diantara rerumputan yang tumbuh liar di bukit ini. Air mataku mengalir tanpa dapat dibendung. Dadaku terasa teramat sesak. Aku tak mampu menahannya lebih lama lagi. Kubiarkan rinai kepedihan itu menyisakan bekas di pipiku.

“Egois!! Egois!! Benar-benar egois!!” teriakku.

Tanganku mencabut rerumputan yang kupijak dengan asal. Kulemparkan mereka begitu saja.

“Tuhan? Tak benarkah jika aku mengeluhkan hal semacam ini? Dosakah Tuhan?” kataku parau.

Isakan kecilku makin menjadi.

“Tuhan nggak suka orang yang mudah mengeluh Vi,” suara baritone itu mengalun lembut. Membuatku terdiam dan menoleh ke arahnya.

“Kak Alvin?” kataku lemah.

Manik mataku menatap lekat mata sipit pemuda jakung berkulit putih itu.

“Vi, Tuhan punya rencana. Kita sebagai makhluk hanya bisa menurutinya,” katanya seraya mengelus puncak kepalaku.

Aku terdiam mendengar perkataannya. Memang benar. Namun sering kali rencana Tuhan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

“Via, a…

Yang Tak Teraba

Yang Tak Teraba By: Nina Kurnia Dewi
Aku berjalan gontai menuju kamar. Ruang kecil yang selalu mejadi saksi bisu suka dukaku. Aku tersenyum miris. Keanehan yang sedari kemarin kurasakan kembali terjadi. Entah apa itu. Aku bahkan tak mampu menjelaskannya dengan kata-kata.

Sungguh aneh. Walau ini bukan kali pertama aku mengalaminya, namun tetap saja membuatku gusar. Bagaimana tidak? Aku merasakan dua puluh lima persen otakku bekerja dibawah sadar. Memintaku melakukan hal-hal diluar yang aku inginkan. Bahkan tangan dan mataku terasa lemas. Seakan tak mampu menerima perintah dari otakku yang kukendalikan secara sadar.

Aku hanya duduk tak berdaya. Sesekali kupandangi ruangan lain dari pintu yang kubiarkan terbuka. Tiba-tiba saja rumah ini terasa begitu luas untuk kutinggali sendiri. Dan lagi, bulu romanku tiba-tiba saja berdiri. Segera kuraih handphoneku. Kuhubungi Ayah dan Bunda yang sedang berada entah dimana. Namun aneh, tak ada jawaban dari mereka.

“Mungkin lagi sibuk,” gumamku.

Aku segera b…

Coretan Tak Berguna

Coretan Tak Berguna By: Nina Kurnia Dewi
Aku terduduk di kursi kayu tua ini, sendiri, di taman belakang rumah. Entah apa yang terbesit di otakku sehingga hampir setiap hari aku melamun di tempat ini. Aku mendengus pelan. Kukeluarkan buku kecil dari sakuku serta sebuah pena mungil yang selalu menemaniku. Kubuka buku itu, kububuhkan tanggal di pojok kiri atas.


16 Juni 2012
Ini bukan sekedar tentang harapan. Namun ini juga tentang hati dan perasaan. Mungkin suatu hari nanti aku bisa membedakan mana suka mana cinta. Mana kagum mana sayang. Mungkin, jika aku mampu melakukannya dengan benar, tak akan ada lagi air mata yang keluar untuk semua kebodohan ini.
Orang jawa mengatakan witing tresno jalaran soko kulino. Cinta itu tumbuh karena telah terbiasa. Namun biasa juga butuh proses. Butuh waktu. Dan tentu itu tak semudah membalikkan telapak tangan..
Untuk biasa juga diperlukan usaha. Usaha keras tentunya. Dan mungin jika usaha itu tak kunjung berhasil, kita harus bisa membalikkannya 180o. Jika awa…