Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2012

Overboard (Icil Version)

OVERBOARD (Icil Version) By: Nina Kurnia Dewi
Sang surya bergerak perlahan menyusuri ufuk timur, bersiap menghangatkan bumi, memberikan senyuman, keceriaan, dan seberkas harapan. Menggerser dinginnya malam yang kelam. Aku masih duduk terpaku di sudut kamarku. Kubiarkan rambut panjangku terurai tak karuan. Kutatap nanar cermin disebelahku, mataku bengkak. Rinai kepedihan itu tak henti-hentinya mengalir. Mengalirkan kepekatan pedihnya dongeng lama yang tak pernah bisa kusudahi. Yang kubenci, sangat kubenci. ********** “Ify, sarapan dulu,” kata wanita paruh baya yang tiba-tiba saja berdiri dihadapanku. Kedua tangannya memegang sebuah baki, yang dari analisa penciumanku kutangkap aroma roti panggang dan segelas susu. Aku hanya menatapnya sekilas, lantas meninggalkannya keluar menuju balkon.

“Fy, kamu tidak akan selamanya begini. Ini bukan jiwamu yang mama kenal sayang. Kamu bukan Ify yang selama ini....” kudengar tuturan lembut dari bibirnya yang kuabaikan begitu saja. Tak perlu mendengar akhir…

Lihat dengan Hatimu Part 6

Lihat dengan Hatimu Part 6 By: Nina Kurnia Dewi                 “Kok kamu pindah kesini Vin?” tanya Via kepada Alvin yang sudah duduk disampingnya.                 “Aku mana tega lihat kamu sendirian tiap hari,” jawab Alvin santai. Namun, ketegangan justru dirasakan Via. Berulang kali dia melirik kearah Ify yang tengah asyik bercanda dengan Gabriel.                 “Ify..” ujar Via lirih seraya menatap Alvin. Alvin menghela nafas dalam. Dia paham apa yang tengah dirasakan gadis itu.                 “Sampai kapan kita backstreet terus? Udah satu bulan lebih. Tak lama lagi dia pasti juga bakal tau,” kata Alvin setengah berbisik. Via menatap pemuda yang baru bulan lalu menjadi kekasihnya itu dengan pasrah.                 “Aku nggak mau melukai perasaannya lebih dalam lagi,” lirih Via. Alvin tersenyum datar.                 “Dia bahagia,” ujar Alvin seraya memandang Ify. Senyuman gadis itu kini telah kembali lagi setelah dua bulan yang lalu hampir menghilang.                 “Tapi kejadian dua bu…