Selasa, 16 Oktober 2012

Pesona "Lagu Untuk Alawy"


Masih ingatkah kalian pada tragedi tawuran antara SMA 6 dan SMA 70 di daerah Bulungan, Jakarta beberapa waktu silam? Tragedi miris yang menjadi gambaran “kurang berhasilnya pendidikan di Indonesia.” Dan yang paling disayangkan dari kejadian itu, nyawa seorang pelajar SMA 6 yang tak bersalah, harus terlepas dari raganya. Lagi, dia adalah seorang yang dikenal baik dan berbakat. Satu generasi muda bangsa tumbang sia-sia. Dialah Alawy Yusianto Putra.  Kematiannya sangat disayangkan. Namun bagaimanapun juga, palu Tuhan telah diketukkan. Tangisan dari Ayah-Bundanya, sahabat serta teman-temannya, kekasih terakhirnya, bahkan ucapan maaf dari bibir pembunuhnya pun tak aka mampu mengembalikan nyawa Almarhum. Jasadnya telah kembali bersama bumi, terbujur kaku.

Nama Alawy semakin tersohor pasca kematiannya. Terlebih di dunia maya. Hal ini terbukti dari pengingkatan jumlah pengikutnya di jejaring sosial twitter yang sangat signifikan. Satu hal lagi yang sangat memilukan.

Kontroversi pun tercipta. Karena setelah kematian Alawy, rekan-rekan dan kekasihnya bak menjadi artis di dunia maya. Tak sedikit pengguna twitter nasional yang mengucapkan belasungkawa pada mereka. Pengikut mereka pun meningkat drastis.

Hari berganti hari. Mulailah bermunculan cercaan pada mereka, terutama pada kekasih terakhir Alawy –sekiranya begitulah kesimpulan yang kuperoleh setelah menguntit akun twitter-nya- beberapa di antara mereka menganggap jika momen kematian Alawy dimanfaatkan gadisnya untuk merenggut perhatian masyarakat dunia maya. Sebenarnya, mereka juga orang-orang yang menyayangi Alawy, walaupun mereka belum pernah bertemu maupun mengenal Alawy semasa dia hidup. Namun mereka pantas melakukannya pada orang yang juga tak menginginkan kematian Alawy? Enatahlah, biarkan nurani mereka yang menjawabnya.

Setidaknya aku pernah beberapa kali melihat kematian. Dan setiap itu, ayahku selalu berkata, “Banyak orang yang pada awalnya tegar saat malaikat maut melaksanakan perintah Tuhan untuk menjemput orang terdekatnya. Namun, makin lama mereka akan semakin merasa kehilangan.” Dan dari perkataan itu aku berpendapat, mungkin itulah yang tengah di rasakan kekasih Alawy.

Sejenak aku terdiam dan berpikir. Sebaik itukah sosok Alawy sehingga orang-orang yang mengenalnya, bahkan mereka yang belum pernah bertemu dan mengenal dia semasa dia hidup, tak segan-segan meneteskan air mata dan melantunkan untaian doa untuk Alawy? Bahkan berita di televisi, hingga hari ini masih saja ada yang membahas perihal kematian Alawy.

Seperti yang pernah kudengar dari uztadku, bahwa orang yang dekat dengan Allah, dan dia mencintai Allah melebihi apapun, maka Allah akan mencintainya. Dan bila Allah mencintainya, maka Dia akan membuat seluruh makhluk cinta kepada orang itu. Seperti Rosullullah atau pemuka agama lain, atau mungkin pahlawan proklamator kita, walaupun mereka telah tiada, namun nama mereka masih saja harum. Banyak orang yang berziarah ke makamnya, mengirim doa pada mereka. Dan aku melihat hal itu juga dialami Alawy. Setiap tetes air mata yang keluar dari orang yang berduka atas kematiannya, menggambarkan jika Alawy adalah orang baik dan berarti bagi mereka. Lalu, sebagai penghormatan untuk Alawy pula, AUTHORION, band Alawy, membuat sebuah lagu untuk Alawy yang berjudul “Lagu Untuk Alawy”

Ini liriknya...

Kehilangan Dirimu membuatku terdiam lemah tak berdaya
Sosokmu begitu berarti didalam kehidupan kita semua
Ku tak menyangka kau pergi begitu cepat
tinggalkan dunia...
Canda tawa kan selalu tersimpan di benakku ini.

Selamat jalan kawan kisahmu kan kukenang
dan biarkan semua kan jadi kenangan
yang terindah pernah kita lewati bersama..selamanyaaa

Kini sepi diriku
Tanpa hadir dirimu disetiap hariku
Tubuhmu diam terbujur kaku
Tak kuasa diriku melihat dirimu
Ku tak menyangka kau pergi begitu cepat tngglakn dunia
Canda tawamu kan selalu tersimpan di benakku ini

Selamat jalan kawan kisahmu kan kukenang
dan biarkan semua kan jadi kenangan
 yg terindah pernah kita lewati bersama.. selamanya.. selamanya...
   
Hamparan cita-cita yang diungkapkan harus terhenti ditengah jalan
Hanya semngatmulah yangg tersisa didalam sanubariku
Akan ku ikhlaskan kepergianmu dan doaku menyertaimu
Selamat jalan kawanku ALAWY YUSIANTO PUTRA

Selamat jalan kawan kisahmu kan kukenang
dan biarkan semua kan jadi kenangan
yg terindah pernah kita lewati bersama..
Selamat jalan kawan kisahmu kan kukenang
dan biarkan semua kan jadi kenangan
yg terindah pernah kita lewati bersama.. selamanya.. selamanya...

Mengaharukan. Itulah kesan pertamaku. Kala pertama kali mendengar lagu ini, rasa sesak mebahana di relung-relung hatiku. Dan, air mata ini tak bisa kutahan untuk tetap berada di tempatnya.

Saat mendengar lagu ini, aku ingat jika kematian selalu membanyagiku. Saat teringat kematian, aku ingat jika hanya Allah tempatku kembali nanti. Hanya Dia, Dzat Yang Maha Segala-galanya. Dan saat teringat kematian, selalu terbesit di benakku, apakah jika suatu saat nanti aku menghembuskan nafas terakhir, akan ada orang yang mengucurkan air mata? Adakah orang yang berduka? Ataukah senyum bahagia justru tercipta kala mereka kehilangan aku? Apakah mereka akan selalu mengenangku? Lalu apakah bekalku untuk menyambut Izroil? Sudah siapkah diriku jika dipanggil sewaktu-waktu? Dan saat-saat seperti itulah yang selalu membuat air mata ini luruh. Inilah yang kusebut Pesona “Lagu Untuk Alawy” liriknya selalu mengingatkanku akan kematian, dan selalu sukses, membuat diri ini berderai air mata :”)

Rest In Peace: Alawy Yusianto Putra (06 juni 1997 - 24 september 2012)


33 komentar:

  1. innalillahi,

    semoga allawi beristirahat dgn tenang di alam sana...

    BalasHapus
  2. Saya menyimak berita tentang ini, hanya saja saya tidak terlalu fokus.. Alawi hanya salah satu korban dari sebuah kebodohan, dan mungkin bakal ada lagi yang segera menyusul.

    Gini deh... Kalo Tawuran pengen nyari siapa yang menang? Gak bakal! Yang ada yang tawuran malah layaknya disebut pecundang.. Mana ada istilah pemenang untuk2 perbuatan gak berguna..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku awalnya cuma pengen ngestalk TLnya kak -_- tapi jadi kebawa suasana :" jangan sampe ada yang nyusul alawy lagi deh :( kasian

      Ya itu bener banget (y) tawuran itu pengecut kak

      Hapus
    2. Bener, Daripada tawuran di Jalanan.. mending Tawurannya di blog.. #ehh

      Hapus
    3. Tapi sebenernya dunia maya lebih kejam lho -_- kalo tawurannya di blog, jadinya main hati, bukan fisik

      Hapus
    4. hemmh, yaudah.. kita saling comment positif aja di tulisan masing-masing.

      Hapus
  3. semoga arwahnya diterima di sisinya. amin.

    BalasHapus
  4. semoga bisa tenang di alam sana, amin

    BalasHapus
  5. turut berduka cita, kasian juga kalo jadi dia. tapi begitulag kematian kita ga bisa menebak kapan kita mati, sedang apa dan diaman *kayak lagu aja ya.

    bener, liriknya delem banget, merinding bacanya.

    semoga berada disisi-Nya. Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak kasian banget. Meninggalnya pas anniv lagi -_-

      gue nagis berkali-kali denger lagu itu :"

      Hapus
  6. aku juga udah denger lagunya. dan perasaanku langsung nyesek parah gitu. semoga alawy tenang disana. pasti dia mendapatkan tempat yg lebih indah :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku sampe nangis :"

      Amin O:) kita doain aja

      Hapus
  7. wah... band nya bikinin lagu untuk dia ya.. wew.. terharu dan merinding gw bacanya..

    semoga diterima di sisi-Nya

    BalasHapus
  8. ironis sekali ya ketika nama kita dikenal pada saat setelah meninggal bukan saat kita hidup dan menghasilkan karya...kapan dan dimana kita akan meninggal memang tidak ada yg tau #prayforAlawy..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi Alawy udah berkarya sama bandnya sebelom meninggal :"
      Iya semoga dia diterima di sisi-Nya O:)

      Hapus
  9. Liriknya dalem banget..
    :O
    Semoga Alawy diterima di sisi-Nya..
    Aamiin..

    BalasHapus
  10. kalo kayagini pasti yang disalahin gurunya dikira gak bisa ngedidik padahal diuar sekolah banyak hal negatif yang turut membentuk karakter siswa dan alawy adalah korban dari produk didikan luar sekolah ..

    semoga ini jadi pelajaran penting ..
    alawy semoga bisa tenang disana ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih, tapi kalo menurut gue guru dan ortu sedikit/banyak, langsung/gak langsung, juga turut berperan dalam pembentukan karakter kan?

      Iya amin O:) kita doain aja

      Hapus
  11. hhheeeemmm
    mirs melihat kejaadian seperti ini.
    tapi bener kah jika follower Alawy semakin meningkat pasca kematiannya??
    nah esensi dari mereka ngefollow apa ya kira-kira???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyalah -_- dari 900 jadi 5000 lebih kalo gak salah -__- miris

      Hapus
  12. aku jarang ngeliat berita, baru tau nih namanya alawy, sebelumnya cuma tau ada yg meninggal ditawuran itu...

    hmmm, satu yg dapat dipetik dan dijadikan plajaran. yaitu kata2 ustadz kamu, kalau Allah udah cinta, maka seluruh makhluk pun akan cnta ama kita...kerenn..

    dab dari liriknya memang sangat menyentuh, aku juga mulai berfikir dan merenung sekarang..ga nyesal baca sampai habis :) ... dan terakhir kyaknya musti download nih lagu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah nontonnya FTV terus tuh wk XD

      Ayo di download :D Ayo nangis *ehlebai* wkwk

      Hapus
  13. miris banget liat kasus ini, walaupun gua juga ga knal sama alawy tapi gue jd terbawa suasana yg mengharu biru banget .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah kak heni pake acara mengharu biru -_-" gue nagis 2 kali lho kak masa :')

      Hapus
  14. ironi memang ..jadi merinding.

    BalasHapus
  15. wow masak sih gara2 kematian sang pacar dibuat cari sensasi, emang di si cewek punya blog kah nin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo menurut gue gak dibuat cari sensasi. Tapi yg namanya haters pasti juga bakal ada kan kak? -_-" blognya ada tp keknya dia belom publish linknya

      Hapus

Back to Top