Kamis, 24 Mei 2012

Bertahan

Bertahan...
Berdiri di kesunyian
Membesitkan luka dan harapan

Bertahan...
Berdiri seorang diri
Di tengah gelapnya malam dan teriknya siang
Tak peduli sekeras apapun angin berhembus
Sekuat apapun ombak menerjang

Tetap bertahan...
Memegang teguh keyakinan
Meski dihantam godam

Bertahan...
Menepis luka
Menyembunyikan lara
Menahan air mata

Bertahan...
Tetap tegar
Tetap percaya
Keajaiban Tuhan akan datang

Bertahan...
Berdiri sendiri
Menunggu kepastian
Mengulun senyuman
Bersandar pada kepercayaan
Percaya pada keajaiban
Yang indah pada waktunya
Pasti akan datang

-Nina Kurnia Dewi-
Serpihan Cahaya Bintang>>

Rabu, 23 Mei 2012

Sepucuk Surat Untuk Bunda

Teruntuk Bunda,

Rinai air mata mendampingi jemariku
berdansa dengan pena
Diatas secarik lembar putih

Putih...
Seputih jiwamu
yang melahirkan dan merawatku
Seputih senyummu
Saat menyambut hadirku

Kau tahu Bunda?
Aku merindukan senyumanmu
Senyuman tulus dari dasar hatimu
Bukan hanya senyum palsu
yang tergurat tiap hari dibibirmu

Bunda...
Aku merindukanmu
Teramat jarang kita bercengkrama
Aku rindu padamu

Kau tahu Bunda?
Air mataku tak jua kering
saat teringat kita dahulu
Sesak dada ini...
Saat waktu menyinggahkanku
ke masa itu...
Saat kau tersenyum bersamaku
Saat kau membelaiku

Aku rindu Bunda...
Aku rindu padamu..

Aku memang tak bisa menuntutmu kembali seperti dulu
Karena nyatanya akupun berubah

Aku berubah karena tengah mencari jati diriku
Namun aku tak ingin kau berubah

Kau Bundaku..
Maafkan aku..
Yang teramat sering mengecewakanmu..

Dari puterimu... :)

Nina Kurnia Dewi
Serpihan Cahaya Bintang>>

Kamis, 10 Mei 2012

Semu

Semu...
Bukan tak terlihat
Bukan tak terjamah panca indra
Hanya tak sanggup teraba

Semu...
Menyelipkan harapan
Menggoreskan luka
Meninggalkan bekas

Semu...
Membesitkan rasa
Melejit asa
Saat menantinya

Menanti hal yang semu
Bak berharap melihat pelangi dimalam hari
Selamanya...
Hanya angan

Semu...
Tak selamanya semu
Kadang pun sanggup terlukis
diatas kanvas kehidupan

Namun semu...
Tetap menyakitkan

Karena semu...
Tak menjanjikan kebenaran

-Nina Kurnia Dewi-
Serpihan Cahaya Bintang>>
Back to Top